by

DPMD Kab. Bogor Kirimkan Surat Kepastian Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2020 ke Pemerintah Pusat

BOGOR DAILY – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat, mengenai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020.
Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi mengatakan, pihaknya dua Minggu lalu telah mengirimkan surat atas nama bupati Bogor, kepada pemerintah pusat mengenai kepastian Pilkades serentak.
“Kita masih menunggu jawaban dari pemerintah pusat, dua Minggu lalu kita sudah kirim surat bupati, untuk memohon pertimbangan dan saran,” katanya kepada Bogordaily.net Senin (29/6/2020).
Karena kata Ade, dalam surat edaran Menteri Desa per tanggal 24 Maret 2020 menyebutkan, bahwa Pilkades akan ditunda sampai keadaan darurat Covid-19 dicabut.
“Kita masih minta kejelasan, tidak hanya Kabupaten Bogor saja, daerah lain juga menunggu. Kan sementara ini Pilkades serentak banyak dilaksanakan di Indonesia. Tanggal 26 Juli pembentukan panitia, kalau puasat melarang kita gak bakalan bentuk, jangan sampai bupati nanti di salahkan,” tukasnya.
Menurutnya, saat ini sebanyak 67 desa di Kabupaten Bogor dijabat oleh Pjs, masih kata Ade Jaya sapaan akrabnya ini menjelaskan, ke 67 kades yang dijabat Pjs itu tersebar di 31 kecamatan yang ada Bumi Tegar Beriman.
“Pokoknya yang gak ada Kades Pjs itu di Kecamatan Leuwiliang, Ciseeng, Rancabungur, Parungpanjang, Nanggung, Kemang, Cigombong, Rumpin dan Cibinong yang memang tidak ada desa, semuanya kelurahan,” ucapnya.
Sementara, untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 yaitu ada 88 desa di Kabupaten Bogor, pihaknya masih melihat situasi kondisi wabah Covid-19 ini. Karena pelaksanaannya dimulai akhir tahun yaitu bulan November. (Andi).

Comment

News Feed