by

Bupati Bogor Tinjau Pusat Isolasi ODP-PDP di Kemang

BOGOR – Gedung Diklat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlokasi di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, resmi menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, tempat isolasi yang sudah diresmikan ini hanya untuk pasien Covid-19 kategori ringan.
Yang dimaksud kategori ringan itu adalah, seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dan ruang isolasi ini tidak untuk pasien positif terpapar Virus Korona.

“Di wisma SDM ini atas izin dari Pemerintah Pusat, melalui Kemendagri. Kita bukan sewa, akan tetapi kita pinjam. Gedung ini untuk pusat isolasi. Kita juga akan benahi ini sedikit-sedikit dengan kelengkapan alat kesehatan,” katanya kepada wartawan, saat ditemui dilokasi, Senin (18/5/2020).

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini berharap, agar tempat yang dikhususkan untuk ODP dan PDP menjadi solusi, bagi pasien positif di Kabupaten Bogor.

“Saya berharap, ini tidak terpakai dan pandemi ini bisa berakhir. Ini juga untuk jaga-jaga, tapi kalau masyarakat tidak melakukan sosial distancing dan selalu berkerumun, tentu itu berbahaya sekali,” ungkapnya.

Ade Yasin menjelaskan, untuk kapasitas tempat penampungan pasien yang di isolasi, hanya mampu menampung 84 pasien.

“Pasien ODP di ruangan bawah, dan untuk 20 PDP ringan diatas, dan pasien ini hanya untuk usia 15 tahun ke atas. Jadi tidak ada anak-anak. Ini 15 tahun ke atas baik laki atau perempuan,” jelasnya.

Diresmikannya ruangan Isolasi ini, agar bisa mengurangi beban rumah sakit (RS). Karena, dokter di RS sudah sangat kewalahan menghadapi pasien Covid-19.

“Dokter ada tiga orang. Saat ini jumlah tim medisnya ada 34 orang. Di antaranya, perawat sebanyak 14 orang, petugas kebersihan sebanyak 20 orang, dan semuanya diwajibkan mamakai APD (Alat Pelindung Diri),” tukasnya.

Pantauan dilokasi, pada peresmian tempat isolasi itupun turut dihadiri oleh semua unsur dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Comment

News Feed