by

Pencarian Tiga Korban Longsor di Sukajaya Distop

BOGOR-Upaya pencarian terhadap tiga korban yang tertimbun longsor di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi dihentikan. Pencarian sudah dilakukan sejak Rabu 1 Januari 2020.

Hingga kini para korban yakni Amri (60), Saroh (26), dan Cici (10) belum ditemukan. Pencarian oleh Tim SAR terakhir dilakukan pada Minggu 12 Januari 2020. Tim melakukan pencarian sejak pukul 08.00 WIB hingga sore dengan mengerahkan 95 personel.

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), resmi menutup operasi pencarian tiga korban tertimbun pasca-banjir bandang dan tanah longsor tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR yang telah mengikuti operasi SAR selama 11 hari pencarian tiga korban tertimbun longsor,” kata Deden Ridwansah, Senin (13/1/2020).

Ia mengemukakan bahwa penutupan operasi dilakukan karena sudah tidak efektif dan melewati berbagai pertimbangan. Kondisi personel di lapangan juga menjadi pertimbangan.

“Selaku SMC dengan melakukan pertimbangan dan diskusi bersama OSC dan asistensi dari Kantor Pusat Basarnas mengamati kondisi operasi SAR yang kurang efektif karena tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban serta juga mempertimbangkan kondisi personel,” jelas Deden.

Walaupun operasi SAR ditutup, Basarnas tetap melakukan operasi siaga pemantauan. Pihaknya akan bekerja jika ada laporan mengenai penemuan korban.

“Khusus Basarnas, kami tetap melakukan operasi siaga pemantauan. Barangkali ada keluarga yang melihat tanda-tanda korban tapi enggan mengevakuasi, bisa menghubungi Basarnas untuk melakukan evakuasi. Kami siap dan siaga,” ucap dia.

Sementara operasi SAR tersebut juga dipantau langsung oleh Kepala Subdirektorat Rencana Pengendali Operasi (RPDO) Basarnas Agus Haryono.

Agus menyampaikan pertimbangan sehingga operasi SAR terhadap tiga korban dihentikan, yakni kondisi medan dan cuaca menjadi kendala.

“Kondisi medan, ketebalan lumpur yang cukup menyulitkan tim SAR, sehingga menyebabkan operasi ini tidak juga menemukan titik temu. Ditambah lagi dengan akses alat berat yang tidak bisa masuk ke lokasi kejadian,” jelasnya.

Comment

News Feed