by

Erick Thohir Bakal Renovasi Sarinah

JAKARTA-Menteri BUMN Erick Thohir punya rencana besar merombak habis pusat perbelanjaan Sarinah. Erick menyatakan Sarinah masih punya potensi besar mengerek pengunjung, belum lagi kalau banyak turis datang ke Jakarta.

Lewat Instagram resminya @erickthohir, Erick membeberkan rencana pengembangan Sarinah saat berkunjung ke BUMN pusat perbelanjaan itu, Kamis (26/12/2019). Berikut petikannya

Saya berkunjung ke Sarinah kemarin, selain mencari beberapa barang untuk isi kantor, saya ingin melihat langsung proses bisnis dan juga kondisi Sarinah saat ini. Ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi.

Pembaharuan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, namun dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri. 

Rencana Besar untuk Sarinah

Langkah pertama, Erick mau merenovasi bangunan Sarinah baik di dalam maupun sisi luar gedung.

“Hasil bicara-bicara ini (Sarinah) masih ada potensinya, apalagi nanti banyak turis yang mau ke Jakarta. Memang ini sudah sejak tahun 1963, memang harus ada renovasi. Nah ini yang akan kita ubah, tidak hanya di dalem tapi di secara gedungnya juga renovasi,” ujar Erick usai kunjungannya ke Sarinah, dikutip dari video unggahannya di Instagram @erickthohir, Jumat (27/12/2019).

Kedua, bukan cuma bangunannya, Erick ingin produk yang dijual Sarinah juga bertambah kualitas dan kuantitasnya. Salah satunya dengan melakukan kurasi terhadap produk UMKM.

“Tapi itu sebenarnya hanya hardware, kan yang penting softwarenya. Softwarenya apa? Produk-produk di dalamnya, harus ada upgrade. Ini yang kita mau selain tadi produk dalam negeri, ada juga UKM yang dikurator. Artinya, dipilih yang sangat bagus semua,” ungkap Erick.

Salah satu yang akan dibuat Erick juga adalah pusat kuliner lokal. Dia ingin pengunjung Sarinah bisa mencicip kuliner hingga kopi nusantara.

“Lalu juga ada pusat makanan yang baik. Jadi orang bisa coba ambil kopi buatan Indonesia makanan buatan Indonesia. Yang penting tadi bisa jadi pusat transaksi, tidak individu,” ungkap Erick.

Ketiga, Sarinah akan melayani dua transaksi. Bukan cuma transaksi barang yang sedikit, tapi Sarinah juga terima pembeli grosiran. Dia mengatakan bisa saja ada turis yang mau membeli barang banyak.

“Lalu di sini kita bikin ada dua transaksi. Transaksi individu juga ada transaksi grosir. Bisa aja kan ada pembeli luar negeri mau beli banyak. Itu yang akan kita sinergikan,” kata Erick.

Keempat, Erick juga mau membuat Sarinah menjadi tempat barang duty free alias tanpa pajak. Bahkan dia sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal hal ini.

“Dan kita juga meng-apply ke Bu Sri Mulyani untuk duty free. Karena kalau kita lihat di Jakarta tidak ada duty free di tengah kota, di Bali ada. Di Jakarta boleh, saya kira bu Sri Mulyani juga dukung,” kata Erick.

Terakhir, untuk melengkapi semua rencana besarnya. Erick juga bakal merombak manajemen Sarinah.

“Karena itu saya ingin manajemen Sarinah saya upgrade,” ucap Erick.

Comment

News Feed