by

TNI di Bogor Cegah Massa ke Jakarta saat Pelantikan

BOGOR- Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno meningkatkan kewaspadaan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden. Harry memastikan situasi sampai saat ini terpantau kondusif.

“Kita juga akan tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah-tengah masyarakat. Semuanya sudah bergerak, unsur intelijen juga sudah memberikan banyak informasi kepada kami,” kata Harry, usai Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Kantor Bupati Bogor, Komplek Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (16/10/2019).

Harry menjelaskan TNI dan Polri bekerja sama untuk menjaga keamanan menjelang pelantikan presiden. Aparat juga melakukan pendekatan persuasif untuk mencegah masyarakat di Bogor pergi ke Jakarta.

“Informasi tetap ada, tetapi masih bisa kita tangani dan atasi, intinya kita melakukan persuasif kepada semuanya, baik elemen mahasiswa, elemen ormas, atau organisasi yang katakanlah sering menyumbang masa ke Jakarta, sudah menyampaikan testimoni, tidak ada massa ke Jakarta,” ujar Harry.

Kalau pengamanan tetap standar yang kita laksanakan, tapi mulai besok kita mulai siaga. Saya arahkan semuanya mesti siaga. Kita juga akan memberikan bantuan pengamanan pada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Harry mengatakan pelantikan presiden merupakan proses yang konstitusional. Dia berharap tak ada demonstrasi saat kegiatan pelantikan presiden berlangsung.

“Pelantikan ini adalah hal yang konstitusional, dan sebenarnya tidak bisa dihubungkan dengan aspirasi penolakan RUU KPK, Pertanahan, dan segala macam. Sebenarnya lain konteks, tidak ada kaitannya. Kita hanya mengkhawatirkan takutnya ada yang menunggangi dalam penyampaian unjuk rasa itu. Oleh karena itu, kita tetap antisipasi,” ujarnya.

Comment

News Feed