by

Bogor Dilanda Banjir dan Longsor

BOGOR- Sejumlah pemukiman warga di Kota Bogor, Jawa Barat, terendam banjir usai diguyur hujan deras, Selasa (8/10/2019) sore.

Banjir bandang luapan sungai ini terjadi sesaat setelah wilayah Kota Bogor diguyur hujan lebat selama dua jam. Luapan air sungai membuat puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian hampir mencapai 70 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat banjir terjadi di pemukiman sekitar di Kampung Pangumbahan, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan. Banjir lintasan ini menggenangi beberapa rumah warga dan terhambatnnya akses jalan di wilayah tersebut.

Kemudian, banjir merendam rumah warga di RW 1, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah. Sebanyak 20 KK terdampak banjir.

Selanjutnya di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, banjir juga merendam pemukiman warga di daerah tersebut. Terdata 20 KK terdiri 62 jiwa terdampak banjir. Banjir juga sempat menutup akses jalan di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan, sehingga aliran kali di tiga wilayah itu meluap ke permukiman.

“Semua banjir lintasan karena tak mampu menampung debit air, sehingga menggenangi permukiman. Laporan sementara banjir di tiga wilayah,” terang Esti.

Hingga saat ini, tim BPBD masih berada di wilayah yang terdampak banjir dan longsor untuk melakukan evakuasi dan pendataan.

“Petugas masih mendata di wilayah lain yang terendam banjir dan longsor,” kata dia Esti.

Banjir mulai merendam permukiman sekitar pukul 17.00 WIB. Ketinggian air yang masuk ke rumah-rumah warga antara 10 sampai 70 sentimeter. Namun saat ini air di sejumlah lokasi sudah surut.

“Tidak ada yang mengungsi. Karena di Kota Bogor rata-rata hanya banjir lintasan. Kalau di hulu kalu sudah surut, genangan air pun ikut surut,” kata dia.

Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan terjadinya tanah longsor. Dua rumah di Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor dilaporkan rusak terbawa material longsor.

“Dua rumah yang dihuni 4 KK atau 11 jiwa rusak akibat terjadinya pergeseran tanah,” ujar Hesti.

Tak hanya itu, curah hujan tinggi sejumlah ruas jalan di Kota Bogor tergenang. Genangan air menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Bahkan, satu unit sepeda motor matic yang sedang parkir di Jalan Malabar, Kota Bogor sempat terseret sejauh 10 meter akibat derasnya air.

Sementara itu, debit air di Bendung Katulampa Bogor terpantau naik drastis menyusul hujan deras di wilayah hulu Sungai Ciliwung, Puncak, Kabupaten Bogor. Tinggi muka air di Bendung Katulampa mencapai 150 cm atau Siaga 3 waspada Banjir Jakarta pada pukul 19.15 WIB, dari semula debit air dalam posisi normal atau 40 cm pada sore tadi.

“Sampai pukul 19.40 WIB, tinggi muka air di Bendung Katulampa masih bertahan di level 150 cm. Kondisi di kawasan Puncak saat ini masih diguyur hujan,” kata Kepala Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman.

Comment

News Feed