by

Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bogor

Oleh: Iin Kamaludin

(Kasubag Program dan Pelaporan DPMD Pemkab Bogor)

Dalam periodesasi pembangunan Kabupaten Bogor, jika menilik dari dokumen perencanaan yang ada, maka periodesasi tahun 2018-2023 merupakan periodesasi Rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) 5 tahunan yang ke 4 dari Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD 2005-2025).

Visi yang tertuang dalam dokumen RPJPD tersebut adalah “Kabupaten Bogor Maju dan Sejahtera berlandaskan Iman dan Takwa”, dari sisi ini maka Visi RPJPD semestinya menjadi arah acuan dalam perumusan visi misi dalam RPJMD berikutnya, artinya siapapun yang mencalonkan diri menjadi Bupati Bogor harus mempertimbangkan ini dalam menyusun jargon-jargon dan janji-janji politiknya, karena janji-janji politik tersebut nantinya harus dan akan menjadi dokumen rencana pembangunan dalam rangka sinkronisasi dan konsistensi, agar arah pembangunan selaras dan berkesinambungan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sebagai gambaran, jika kita urut kebelakang untuk melihat visi misi daerah periodesasi 5 tahunan sebelumnya yakni: Visi pada periode 2003-2008 “Tercapainya Pelayanan Prima demi Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bogor yang Maju, Mandiri, Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa”,

Jika boleh disederhanakan maka kata kunci visi pada periode ini adalah Pelayanan Prima. Lanjut pada Visi periode 2008-2013 yakni: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bogor yang Bertakwa, Berdaya dan Berbudaya Menuju Sejahtera”, kata kunci visi ini adalah Bertakwa, Berdaya dan Berbudaya.

Selanjutnya pada periodesasi 2013-2018 adalah “Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia”, Kata kunci visi ini adalah Termaju. Untuk melihat capaian kinerja dari visi tersebut tentu kita harus mengkaji lebih dalam terhadap indikator-indikator penentu keberhasilannya, namun demikian, karena visi tersebut sudah diimplementasikan, maka kata kunci sudah berubah menjadi sebuah pertanyaan mudah yang perlu dijawab yaitu: Sudahkah Pelayanan Prima tercapai?, Sudahkah Bertakwa, Berdaya, dan Berbudaya terwujud? dan Sudahkah Kabupaten Bogor Termaju?

Jawaban dari pertanyaan tersebut tentu akan beragam, tergantung dari sudut pandang masing-masing, akan tetapi paling tidak, calon-calon yang akan tampil dalam perhelatan pilkada di Kabupaten Bogor dapat melihat dan menganalisis gambaran perkembangan arah pembangunan periodesasi 5 tahunan sebelumnya untuk dijadikan salah satu dasar arah rencana pembangunan selanjutnya dari janji-janji politik yang dibawanya, dan yang lebih penting lagi bahwa masyarakat Kabupaten Bogor dapat merasakannya. (*)

Comment

News Feed