by

Kabupaten Bogor Bebas dari Rabies

BOGOR-Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Bogor, dokter Intan Widayati mengatakan bahwa di Kabupaten Bogor, layanan untuk penanganan Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) sudah dilaksanakan, sejak 2018. 

“Kami sudah melaksanakannya sejak tahun 2018,” katanya di Kawasan Karadenan, Cibinong, Sabtu (7/9/2019).

Menurutnya, penanganan berupa edukasi dan tindakan penanganan awal setelah terjadi gigitan hewan rabies yaitu dengan mencuci luka dengan sabun dan air mengalir.

“Setelah itu, segera diberikan vaksin rabies untuk orang yg tergigit sebelum 24 jam,” katanya.

Ibu dari dua anak ini menjelaskan bahwa layanan vaksin rabies ada di  Puskesmas Rabies Center yaitu Cigudeg, Citeureup dan Jonggol.

Jebolan Universitas Diponegoro (Undip) ini mengungkapkan, selama tahun 2018, terdapat kasus gigitan sebanyak kurang lebih 30 kasus oleh hewan anjing, kucing, dan monyet.

“Tidak ada satu pun hewan yang menderita rabies,” katanya.

Hal itu karena sebagian besar oleh gigitan hewan peliharaan yang hewannya sudah divaksin rabies oleh pemiliknya.

“Tahun 2019 sampai dengan September sekitar 12  kasus gigitan,” ujarnya.

Sumber:  Tribunnews Bogor

Comment

News Feed