by

Pejagan KM 231 Sampai Cipali Diberlakukan One Way

JAKARTA- PT Jasa Marga memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas pada H+5 Lebaran, Selasa (11/6/2019). Rekayasa yang bertujuan mengurai kemacetan itu dilakukan di ruas Pejagan hingga Cipali maupun Jakarta-Cikampek.

“Ruas Tol Pejagan KM 231 – Cipali DIBERLAKUKAN SATU ARAH (ONE WAY) Arah Cikampek. secara SITUASIONAL,” tulis akun Twitter resmi Jasa Marga seperti dikutip CNBC Indonesia.

Kemacetan tampak di sejumlah titik di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dari arah Cikampek menuju Jakarta pada Selasa (11/6/2019). Imbasnya, Jasa Marga selaku operator Jalan Tol Jakarta-Cikampek kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow).

“Contraflow kembali diberlakukan di Km 53 sampai Km 38,” kata petugas call center PT Jasa Marga, Linda saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2019), seperti dilansir dari detik.com. Contraflow telah diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB.

Linda pun memberikan penjelasan terkait sejumlah titik kemacetan di ruas jalan tol tersebut. “Kepadatan terjadi di Km 57 hingga Km 54 itu imbas dari keluar Tol Karawang Timur, selepasnya lancar, lalu padat lagi setelah rest area Km 42 sampai Km 38, imbas persatuan kembali dari jalur contraflow. Kecepatan kendaraan masih di bawah 30 km per jam,” ujar Linda.

“Kepadatan dari Km 66 sampai Km 62, imbas rest area. Rest area Km 62 penuh banyak kendaraan keluar masuk,” jelasnya. Sebelumnya diberitakan, contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sempat ditutup sejak pukul 04.48 WIB, Selasa (11/6). Contraflow tersebut sebelumnya diberlakukan mulai dari Tol Cikampek Utama Km 70 hingga Cikarang Pusat Km 38.

“Semua jalur (arah Jakarta dan sebaliknya) dapat dilintasi,” sebut Jasa Marga.


Kecelakaan lalu lintas turun

Berdasarkan hasil kesimpulan Laporan Posko Angkutan Lebaran 2019 shift 1 (08.00-20.00) H+4 Lebaran atau Senin (10/6/2019), situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Posko petugas Kepolisian RI mengatakan bahwa angka kecelakaan lalu lintas H+4 Lebaran mengalami penurunan sebesar 65% dari 1.491 kejadian di tahun lalu menjadi 529.

Penumpang kereta api pada h+4 shift 1 sebanyak 201.586 yang terpantau pada pukul 18.18 WIB. Sedangkan untuk tahun 2018 sebesar 344.519 penumpang.

Kemudian penumpang angkutan laut H+4 shift 1 sebesar 41.294 yang terpantau pada pukul 18.20 WIB. Angka itu turun 41,35% dari tahun 2018 yakni 70.405 penumpang. 
Selanjutnya penumpang udara H+4 shift 1, dari 36 bandara yang dipantau pada 10 Juni 2019 pukul 18.23 WIB adalah 121.046 penumpang, turun 62,32% dari tahun sebelumnya yaitu 321.282 penumpang.

Comment

News Feed