by

Baznas Bantah Uang Zakat untuk Lunasi Utang Negara

BOGOR- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. Kali ini kegiatan sosialiasi dipusatkan di Botani Square Mall Kota Bogor Sabtu malam (1/6).

Kegiatan sosialisasi itu dipimpin langsung oleh Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik. Di antara isu yang dibahas dalam sosialisasi tersebut adalah pemanfaatan dana zakat oleh Baznas.

Dia menuturkan, tema sosialiasi kali ini yaitu keindahan berzakat dan penyaluran dana zakat oleh Baznas telah sesuai ketentuan undang-undang. “Menepis isu di masyarakat bahwa uang zakat dibuat bayar utang negara,” katanya.

Irfan menuturkan kabar bahwa dana zakat digunakan untuk membayar utang negara sama sekali tidak benar. Selain itu Irfan menjelaskan di masyarakat juga beredar kabar bahwa uang zakat yang dihimpun Baznas digunakan untuk membangun bandara dan jalan tol.

Lagi-lagi dia menegaskan informasi tersebut tidak benar. “Pada kesempatan ini kami sampaikan langsung kepada para muzaki (orang yang wajib membayar zakat, Red),” katanya.

Irfan menjelaskan, kegiatan sosialisasi seperti ini penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Baznas. Dia mengatakan, dana yang terhimpun di Baznas disalurkan kepada para mustahik atau orang yang berhak menerima uang zakat.

Menurut dia masyarakat harus menerima informasi yang utuh, agar tidak salah dalam menangkap informasi. Irfan menegaskan, dana zakat memang ada yang digunakan untuk membangun infrastruktur, namun infrastrukturnya yang terkait dengan mustahik.

Misalnya membangun rumah sementara bagi para mustahik yang menjadi korban bencana alam. Kemudian juga memperbaiki rumah para mustahik dari yang tidak layak huni, menjadi layak huni. Kemudian juga ada dana zakat yang dipergunakan untuk pemberdayaan ekonomi mustahik.

“Pemberdayaan ekonomi mustahik supaya mereka bisa mandiri,” katanya.

Pemberdayaan ekonomi tersebut bukan berarti dana zakat diinvestasikan ke bentuk-bentuk seperti sukuk atau lainnya. Tetapi dana zakat disalurkan ke mustahik sebagai modal usaha.

Selain itu Irfan menuturkan sosialisasi dilakukan untuk mengampanyekan bahwa saat ini membayar zakat sudah semakin mudah. Tidak hanya melalui gerai-gerai Baznas offline, tetapi juga melalui mitra pembayaran zakat online, baik itu yang disediakan oleh Baznas sendiri maupun oleh mitra-mitra Baznas lainnya.

SUMBER: Jawa Pos

Comment

News Feed