by

Puan Maharani Jadi Calon Kuat Ketua DPR RI

JAKARTA- Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani didorong agar ditunjuk sebagai Ketua DPR periode 2019-2024. PDI Perjuangan mengatakan aspirasi tersebut rasional.

“Dengan kriteria dan berbagai pertimbangan politik, prediksi yang menempatkan Puan Maharani sebagai calon terkuat Ketua DPR tentu saja sangat masuk akal,” kata Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

Hendrawan kemudian berbicara soal tiga kriteria Ketua DPR. Di antaranya memiliki kepemimpinan yang teruji dan relasi yang luas.

“Pertama, memiliki kepemimpinan yang telah teruji dan inklusif. Kedua, kompeten dan memahami seluk beluk kedewanan. Ketiga, memiliki jaringan relasi yang luas,” sebutnya.

Menurut dia, ketiga kriteria itu ada di sosok Puan. Namun, kata Hendrawan, keputusan itu dikembalikan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Berdasarkan UU MD3 No 2/2018 kursi Ketua DPR diberikan kepada parpol dengan raihan suara terbanyak. PDIP diprediksi memiliki kursi Ketua DPR karena unggul di posisi pertama versi hitung cepat dan rekapitulasi sementara Pileg 2019. Mereka diprediksi meraih 133 kursi DPR.

Sementara itu, Puan yang saat ini merupakan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan kembali maju di Pileg 2019. Ia diklaim sebagai caleg dengan perolehan suara terbanyak di PDIP. Puan kembali lolos ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah V dengam perolehan 420 ribu suara.

 

“Siapapun yang dicalonkan PDIP pasti kami dukung. Salah satu tokoh yang memang mumpuni PDIP adalah Ibu Puan, yang juga memperoleh suara terbesar di Indonesia dalam pileg kali ini,” kata Sekjen NasDem Johnny G Plate di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/5).

“Itu wilayah kewenangan Ketum. Berbeda dari 2014, proses penempatan siapa yang akan menduduki pimpinan DPR diserahkan kepada 5 partai dengan perolehan kursi terbanyak. Jadi lebih sederhana. Tinggal tunggu siapa yang oleh partai ditunjuk dan ditugasi duduk sebagai Ketua dan wakil-wakil Ketua DPR,” ujar Hendrawan.

Soal dorongan Puan untuk menempati kursi Ketua DPR itu sebelumnya datang dari NasDem dan PKB. NasDem memandang Puan punya kapasitas menduduki kursi pimpinan DPR.

Senada, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendorong Puan jadi Ketua DPR 2019-2024. Cak Imin menyebut barangkali Puan bisa mencetak sejarah dengan menjadi Ketua DPR perempuan pertama.

“Mbak Puan mungkin akan membuka sejarah perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI dalam sejarah,” kata Cak Imin di Jl Widya Chandra, Jakarta, Senin (13/5)

 

Comment

News Feed