by

Ini Daftar Lengkap Lokasi Penukaran Duit Lebaran

JAKARTA- Kebutuhan uang kartal akan meningkat saat Ramadhan dan Idul Fitri. Pada tahun ini, Bank Indonesia (BI) memperkirakan kebutuhan uang kartal mencapai Rp 217,1 triliun.

Jumlah ini tumbuh 13,5% yoy dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara, rata-rata kenaikan dalam 5 tahun ialah 13,3%.

Tingginya kebutuhan uang kartal atau tunai dipengaruhi oleh antisipasi masyarakat dalam menghadapi hari libur yang cukup panjang, yakni 30 Mei hingga 9 Juni 2019.

Kemudian, dipengaruhi kenaikan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan. Serta, dipengaruhi kenaikan gaji dan THR pegawai swasta.

“Kenaikan itu di-triger kenaikan gaji dan Tunjangan Hari Raya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi dalam acara Media Briefing di Bank Indonesia Jakarta, Jumat (10/5/2019).

 

Rosmaya menerangkan, BI bekerja sama dengan perbankan menyediakan 2.895 titik penukaran uang untuk melayani kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri. Jumlah ini meningkat sebanyak 47% dibanding tahun 2018 sebanyak 1.776 titik penukaran.

“Tahun ini jumlah titik penukaran kita tingkatkan 47% dari 1.776 titik penukaran sekarang 2.895 titik,” katanya.

Dia mengatakan, layanan penukaran uang ini dilakukan di kantor BI, kantor bank, kegiatan kas keliling di titik keramaian. Lanjutnya, layanan penukaran ini juga disediakan di wilayah terluar Indonesia.

Bukan hanya itu, layanan penukaran ini juga tersedia di Tol Trans Jawa. Sebut saja, Tol Cikampek Rest Area KM 57, Tol Cipali Rest Area KM 166, Tol Ungaran Rest Area KM 26.

“Dan juga ada di beberapa jalur mudik bekerja sama perbankan sebagaimana 2018, di antaranya beberapa titik rest area di Tol Trans Jawa kita tetap kita lakukan karena 2018 dilakukan,” ujarnya.

Sementara, khusus di Jabodetabek dia menyebut terdapat 241 titik penukaran yang melibatkan 22 bank.

“Kita akan buat 241 titik penukaran kerja sama BI dan 22 perbankan,” ujarnya.

Layanan penukaran uang receh akan digelar di Monumen Nasional (Monas) mulai tanggal 13 Mei 2019 mendatang. Untuk per harinya, penukaran dibatasi Rp 3,9 juta.

Rosmaya mengatakan, kendati layanan penukaran sudah dibuka pada 13 Mei tapi peresmiannya akan dilakukan pada 17 Mei.

“17 itu semacam peresmian, nanti kunjungan Pak Anis mungkin mengujungi memberi semangat perbankan untuk melayani masyarakat. Kita akan datang ke Monas pastinya memberi semangat,” jelasnya.

Dia menerangkan, ada pun pecahan uang receh itu antara lain Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu.

“Rp 3,9 juta satu paket untuk Rp 20 ribu 1 gepok Rp 2 juta, Rp 10 ribu Rp 1 juta, Rp 5 ribu Rp 500 ribu. Untuk Rp 2 ribu dapat 2 itulah dia Rp 3,9 juta,” jelasnya.

Meski demikian, Rosmaya belum secara detil memaparkan persyaratan untuk penukaran ini. “Sebetulnya batas hanya untuk supaya adil. Tahun lalu Rp 3,7 juta, sekarang Rp 3,9 juta entah lah kesiapan perbankan,” terangnya.

Selain di Monas, layanan penukaran uang juga digelar di beberapa tempat. Berikut jadwal dan lokasinya:

-13 Mei
Monas, Bogor

-14 Mei
Monas, Bogor

-15 Mei
Monas, Bogor

-16 Mei
Monas, Bogor

-17 Mei
Monas

-20 Mei
Monas, Museum BI Kota, Kepulauan Seribu

-21 Mei
Monas, Museum BI Kota, Kepulauan Seribu

-22 Mei
Monas, Museum BI Kota, PRJ, Kepulauan Seribu

-23 Mei
Monas, Museum BI Kota, PRJ, Kepulauan Seribu, KPW BIDKI Jakarta

-24 Mei
Monas, Museum BI Kota, PRJ, Kepulauan Seribu

-27 Mei
Monas, PRJ

-28 Mei
Monas, PRJ

-29 Mei
Monas, PRJ, Rest Area Km 57

-30 Mei -1 Juni
Rest Area Km 57

Sumber :  Detik Finance.com

Comment

News Feed