by

Jumlah Dapil Kabupaten Bogor Tidak Menutup Kemungkinan Bertambah

BOGOR  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor berencana melakukan penataan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bogor. Saat ini, ada empat opsi penataan dapil dan akan dikerucutkan menjadi tiga opsi untuk diusulkan ke KPU RI melalui KPU Jawa Barat. “Penataan dapil ini akan kami bahas dan KPU kabupaten/kota harus mengusulkan maksimal tiga alternatif ke KPU RI untuk di-SK-kan melalui KPU provinsi,” kata Ketua KPU Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti, belum lama ini.

Jumlah kursi DPRD Kabupaten Bogor sendiri dipastikan akan bertambah dari 50 kursi menjadi 55 kursi. Empat opsi penataan dapil yang masih bergulir saat ini yaitu tetap mempertahankan enam dapil dengan penambahan jumlah kursi atau menambah jumlah dapil menjadi 7, 9 atau 10. “Sekarang kami ada empat opsi dan sudah disampaikan ke partai politik (parpol), tinggal memilih. Tetap dengan dapil enam namun ada penambahan kursi di enam dapil tersebut atau dapilnya diubah menjadi 7, 9 atau 10. Ini yang akan kami bahas untuk usulan ke KPU RI,” terangnya.

Menurut Haryanto, alternatif penataan dapil harus sudah disampaikan Februari ini. KPU akan melakukan uji publik terlebih dulu dan menerima pendapat dari partai politik untuk menjadi bahan pertimbangan. “KPU nanti uji publik. Parpol hanya menyampaikan pendapat dan kami tampung lalu dirangkum kemudian disampaikan ke provinsi sebagai pertimbangan-pertimbangan,” kata Haryanto.

Kemungkinan besar, penataan dapil cenderung dengan menambah jumlah dapil. Entah menjadi 7, 9 atau 10. Haryanto menjelaskan, penataan ini harus memperhatikan beberapa hal. Yang pertama tidak boleh memecah kecamatan, pemerataan kursi agar tidak ada ketimpangan alokasi kursi perdapil dan jumlah penduduk perdapil. “Jangan sampai dapil yang satu itu 9 kuris yang lain empat kursi. Harus merata dengan melihat jumlah penduduk. Kecenderungannya memang menambah dapil,” katanya.

sumber : metropolitan.id

Comment

News Feed